
Kepala MTs Miftahul Ulum Buwek Ikuti Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah di Aby Hotel Lumajang
Kepala MTs Miftahul Ulum Buwek, Habibur Ridho, S.Pd.I, mengikuti Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, pada Senin (3/8/2026) di Aby Hotel Lumajang.
Kegiatan yang diikuti oleh kepala madrasah tsanawiyah se-Kabupaten Lumajang ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi kepala madrasah Angkatan VII, VIII, dan IX Tahun 2026. Diklat berlangsung selama beberapa hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, dengan menghadirkan narasumber dari BDK Surabaya, Kantor Kementerian Agama, serta para praktisi pendidikan.
Kegiatan Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kepala madrasah merupakan ujung tombak peningkatan mutu pendidikan yang dituntut memiliki kompetensi kepemimpinan, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan kemampuan membangun budaya kerja yang profesional.
Dalam sambutannya, Ketua KKMTs Kabupaten Lumajang, Mohammad Safik menyampaikan bahwa diklat ini bertujuan memperkuat kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan supervisi akademik kepala madrasah agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Kepala MTs Miftahul Ulum Buwek, Habibur Ridho, S.Pd.I, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, diklat menjadi momentum penting bagi para kepala madrasah untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas wawasan dalam pengelolaan lembaga pendidikan.
“Diklat ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkaya pengetahuan dan berbagi praktik baik antar kepala madrasah. Materi yang diperoleh akan menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan, dan inovasi pendidikan di MTs Miftahul Ulum Buwek,” ujarnya.
Selama mengikuti diklat, para peserta memperoleh berbagai materi strategis mengenai kepemimpinan madrasah, penguatan tata kelola kelembagaan, supervisi akademik, pengembangan budaya mutu, serta transformasi pendidikan berbasis kebijakan Kementerian Agama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala madrasah di Kabupaten Lumajang semakin profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong peningkatan mutu pendidikan di masing-masing lembaga.
