• mtsmubuwek@gmail.com
  • Randuagung Lumajang
Berita
Hari Ketiga Diklat Kepala Madrasah, Peserta Didorong Menjadi Pemimpin Pengembang SDM Unggul

Hari Ketiga Diklat Kepala Madrasah, Peserta Didorong Menjadi Pemimpin Pengembang SDM Unggul

Memasuki hari ketiga pelaksanaan Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, para peserta memperoleh penguatan materi mengenai Sistem Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Kegiatan berlangsung pada Rabu (5/8/2026) di Aby Hotel Lumajang dan diikuti oleh kepala MTs negeri maupun swasta se-Kabupaten Lumajang, termasuk Kepala MTs Miftahul Ulum Buwek, Habibur Ridho, S.Pd.I.

Materi disampaikan langsung oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Mohammad Toha. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan. Kepala madrasah dituntut untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi diri, tetapi juga mampu membangun budaya belajar yang berkelanjutan bagi seluruh warga madrasah.

Menurutnya, seorang kepala madrasah harus memiliki rasa bangga terhadap profesi yang diemban. Amanah sebagai kepala madrasah merupakan kesempatan untuk menghadirkan perubahan positif dan melahirkan generasi yang berkualitas.

“Kita harus bangga menjadi kepala madrasah. Jabatan ini bukan sekadar amanah administratif, tetapi kesempatan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi dunia pendidikan dan masa depan bangsa,” ungkap Mohammad Toha.

Beliau juga mengingatkan bahwa setiap pemimpin akan selalu menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, kepala madrasah dituntut memiliki semangat pantang menyerah, terus belajar, dan mampu memenangkan setiap tantangan melalui inovasi, kolaborasi, serta kepemimpinan yang kuat.

Selain itu, Mohammad Toha memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pendidik. Menurutnya, negara berutang budi kepada guru karena mereka merupakan sosok yang telah mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk karakter generasi penerus.

“Kemajuan bangsa tidak akan terwujud tanpa peran guru. Karena itu, kepala madrasah harus terus mendukung peningkatan kualitas guru agar mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Buwek, Habibur Ridho, S.Pd.I, mengaku termotivasi dengan materi yang disampaikan. Menurutnya, penguatan kepemimpinan dan pengembangan SDM menjadi bekal penting dalam membangun madrasah yang semakin unggul.

“Materi hari ini memberikan motivasi yang luar biasa. Kami semakin yakin bahwa kepala madrasah harus menjadi teladan dalam belajar, mengembangkan potensi guru, serta membangun budaya kerja yang profesional agar mutu pendidikan terus meningkat,” ujarnya.

Melalui materi pada hari ketiga ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan sistem pengembangan SDM yang berkelanjutan di madrasah masing-masing, sehingga tercipta lembaga pendidikan yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.