
Kunjungi MTs Miftahul Ulum Buwek, Pengawas Madrasah Tekankan Penguatan Dokumen dan Implementasi KBC
MTs Miftahul Ulum Buwek mendapat kunjungan pembinaan dari Pengawas Bina Madrasah, H. Ruli Widayadi, S.Ag., MA, Senin (7/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola madrasah sekaligus memastikan berbagai program pendidikan berjalan dengan baik.
Dalam pembinaan tersebut, H. Ruli Widayadi memberikan sejumlah arahan kepada pihak madrasah. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kelengkapan dokumen madrasah, modul ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta pengecekan dan pemutakhiran data pada SIMPATIKA dan EMIS.
Terkait KBC, Pengawas Bina menekankan agar nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Guru diharapkan mampu menghadirkan suasana pendidikan yang humanis, nyaman, dan mendorong perkembangan peserta didik.
Selain itu, H. Ruli Widayadi meminta agar dalam bulan September 2026 dilaksanakan sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta kepada seluruh dewan guru MTs Miftahul Ulum Buwek. Sosialisasi ini diharapkan dapat menyatukan pemahaman dan langkah seluruh guru dalam menerapkan KBC di madrasah.

Kepala MTs Miftahul Ulum Buwek, Habibur Ridho, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh Pengawas Bina. Menurutnya, arahan tersebut menjadi pengingat sekaligus bahan evaluasi bagi madrasah untuk terus melakukan pembenahan.
“Kami sangat berterima kasih atas arahan dan pembinaan dari Bapak Pengawas. Apa yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi, baik dari sisi dokumen, pembelajaran, maupun pengelolaan data madrasah,” ujar Habibur Ridho.
Ia menambahkan bahwa pihak madrasah siap menindaklanjuti arahan tersebut, khususnya terkait sosialisasi dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.
“KBC harus dipahami bersama oleh seluruh dewan guru. Karena itu, kami akan menindaklanjuti arahan beliau dengan mengadakan sosialisasi kepada seluruh guru. Harapannya, setelah memiliki pemahaman yang sama, nilai-nilai KBC benar-benar dapat hadir dalam proses pembelajaran dan menjadi bagian dari budaya madrasah,” imbuhnya.
Kepala Madrasah juga menegaskan bahwa pembenahan administrasi dan pemutakhiran data merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola madrasah yang tertib dan profesional.
“Kami ingin setiap arahan tidak hanya selesai dalam bentuk catatan, tetapi ada tindak lanjut yang nyata. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk membangun MTs Miftahul Ulum Buwek agar semakin tertib, maju, dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik kepada peserta didik,” pungkasnya.
Kunjungan pembinaan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Pihak madrasah berharap pembinaan secara berkelanjutan dapat menjadi energi positif untuk meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MTs Miftahul Ulum Buwek.
